banner 970x250

Kembali Ungkap Jaringan Narkotika, Menko Polkam Apresiasi Kinerja Tim Gabungan

banner 120x600
banner 468x60

Inpopedia _ Jakarta – Jenderal Polisi (Purn. ) Budi Gunawan selaku Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan memberikan penghargaan kepada tim gabungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN), Direktorat Jenderal Bea Cukai, dan lembaga lainnya yang telah berkontribusi dalam mengungkap jaringan narkotika di tanah air. Ini merupakan bukti konkret dari kesungguhan Presiden Prabowo Subianto dalam perang melawan narkotika.

“Karena itu, mewakili pemerintah, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua masyarakat yang hadir, yang berkomitmen menolak ancaman narkoba yang semakin meluas terhadap anak-anak kita,” kata Sesmenko Polkam Letjen TNI M. Hasan sambil membacakan amanat Menko Polkam pada konferensi pers mengenai pengungkapan kasus jaringan narkotika hasil kerjasama BNN dan Ditjen Bea Cukai Kemenkeu yang dikoordinasikan oleh Desk Pemberantasan Narkoba di Jakarta, Senin (23/6/2025).

Pada kesempatan tersebut, Menko Polkam menegaskan kembali bahwa perang melawan narkotika adalah perang yang tidak boleh dianggap remeh. Narkotika adalah musuh nyata bangsa yang mengancam generasi muda dan stabilitas negara.

Selama dua tahun terakhir, pemerintah telah mengambil langkah-langkah strategis dan intensif dalam memberantas jaringan narkotika, baik di dalam negeri maupun internasional, melalui kolaborasi antara Kemenko Polkam, BNN, Polri, Bea Cukai, dan lembaga lain. Sejak pembentukan Desk pada 4 November 2024, sebanyak 23. 868 kasus narkotika telah ditangani, dengan 27. 357 tersangka dan barang bukti yang meliputi 4,8 ton sabu, lebih dari 3,3 ton ganja, serta berbagai jenis narkotika sintetik lainnya. Nilai keseluruhan barang bukti narkotika yang disita mencapai Rp 7,5 triliun.

Baca juga: Menko Polhukam Tegaskan Pemerintah Sungguh-Sungguh Tangani Karhutla

“Peningkatan jumlah ini juga menjadi indikator keberhasilan aparat dalam mengungkap dan membongkar lebih banyak jaringan yang berusaha merusak bangsa kita. Hari ini, pengungkapan jaringan narkotika antarnegara yang berhasil dilaksanakan berkat kerjasama antara BNN dan Bea Cukai, menunjukkan bahwa koordinasi yang kuat dan kolaborasi lintas sektor adalah kunci penting dalam perang melawan narkotika,” jelas Menko Polkam.

Dalam pengungkapan jaringan narkotika hari ini, terungkap ada 144 orang yang ditangkap. Mereka ditangkap oleh tim gabungan BNN dan Bea Cukai di 20 lokasi meliputi Jakarta, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Jambi, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Maluku. Dari penangkapan tersebut, barang bukti yang berhasil diamankan antara lain 284. 848,78 gram sabu, 367. 385,26 gram ganja, dan 6. 053,59 gram ekstasi.

“Pengungkapan kasus jaringan narkoba ini adalah bukti bahwa pemerintah hadir dalam memerangi narkoba. Pemerintah tidak akan mundur, tetapi tidak bisa berjuang sendiri. Karena perang ini memerlukan dukungan dari semua pihak, terutama masyarakat,” jelas Menko Polkam.

Baca juga: Menuju Keketuaan Indonesia di ASEAN Tahun 2023, Deputi Bidkor Kominfotur Pimpin Rapat Koordinasi Strategi Komunikasi

Menko Polkam menjelaskan bahwa Desk ini berfungsi sebagai sarana untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antar kementerian/lembaga guna meningkatkan pengawasan dan tindakan, sehingga mampu meningkatkan deteksi dan pemantauan, serta daya serang yang lebih kuat dalam memberantas peredaran narkoba, khususnya di jalur-jalur merah penyelundupan narkoba seperti di perbatasan laut, pelabuhan kecil, dan daerah rawan lainnya.
“Apa yang sekarang disampaikan kepada masyarakat adalah buah dari usaha yang panjang, kerja yang diam-diam, dan tindakan yang berani dari banyak pihak. Untuk itu, saya mengajak kita semua menjadikan momen ini bukan sekadar sebagai kenangan, tetapi sebagai ajakan untuk menyatukan kekuatan dan langkah dalam melawan narkoba,” ujar Menko Polkam Budi Gunawan.

( Wahyudin )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *