Inpopedia, Kota Bekasi – Direktur Utama PT Imaji Cipta, Richard Andrea, mitra Pemprov DKI Jakarta memaparkan sistem aplikasi Pedagang Pintar berbasis digital kepada jajaran Pengawas, Pengurus DPP, DPW, dan DPD Asistensi Media Nasional (AsMEN) di Studio AsMEN, Jalan Puncak Cikunir No. 14, Jakasampurna, Kota Bekasi, Selasa 10 Maret 2026.
Aplikasi bagi UMKM ini mencakup tiga platform utama, yakni BELA RASA, BELA SELERA, dan BELA USAHA yang terintegrasi dengan sistem kasir digital PIAWAI.
Ketiganya dirancang untuk membantu pelaku usaha makanan, barang, dan jasa dalam mengelola pemesanan, pembayaran, promosi, hingga laporan keuangan secara terpusat.
Dalam presentasinya, Richard Andrea menjelaskan bahwa konsep aplikasi ini menitikberatkan pada kemudahan transaksi bagi konsumen dan efisiensi operasional bagi pengusaha.
“Pengguna cukup memindai QR, memilih produk, lalu langsung membayar lewat ponsel. Tidak perlu antre, tidak perlu kasir manual,” jelas Richard.
Selain itu, aplikasi tersebut diklaim tidak membebankan biaya pendaftaran maupun biaya langganan kepada pengusaha. Harga yang tercantum di aplikasi juga sama dengan harga di tempat usaha, tanpa potongan penjualan, kecuali biaya transaksi QRIS sebesar 0,7 persen.
Sementara itu, Kata Ketua Umum Asistensi Media Nasional (AsMEN) Nurkholis berharap aplikasi ini bisa menjadi sarana komunikasi dengan masyarakat khususnya kepada pada pelaku UMKK di DKI Jakarta.
“Harapan kami nanti kita bisa menjadi wadah bagi kita pengurus dan anggota AsMEN untuk berinteraksi dengan para pedagang di Indonesia dengan aplikasi pedagang pintar,” ucapnya.
“Aplikasi ini bisa membantu UMKM agar bisa mendapatkan beragam layanan digital dalam pemesanan, promosi dan pelaporan produk cukup dalam sebuah aplikasi yang bisa diunduh,” katanya.***

















