Inpopedia, Jakarta, 8 Maret 2026 — Anak-anak yatim dan dhu’afa binaan Yayasan Rindang Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dalam ajang Remember 2026 yang diselenggarakan di Ecovention, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, mereka berhasil meraih Juara 1 melalui penampilan seni budaya yang memukau.
Pada kesempatan tersebut, anak-anak binaan menampilkan Tarian Zapin Muara, sebuah tarian tradisional yang sarat nilai budaya dan kearifan lokal. Dengan gerakan yang anggun, penuh kekompakan, serta rasa percaya diri yang tinggi, penampilan mereka berhasil menarik perhatian para juri sekaligus memukau ribuan peserta dan tamu undangan yang hadir.
Ajang Remember 2026 merupakan bagian dari kegiatan Parade Anak Bangsa yang diselenggarakan melalui kolaborasi antara Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI), Taman Impian Jaya Ancol, dan Dompet Dhuafa. Kegiatan ini bertujuan memberikan ruang inspiratif bagi generasi muda untuk menampilkan kreativitas, bakat, serta potensi yang mereka miliki.
Ketua Yayasan Rindang Indonesia menyampaikan bahwa prestasi ini merupakan buah dari proses pembinaan, latihan, dan pendampingan yang terus dilakukan kepada anak-anak yatim dan dhu’afa agar mereka memiliki kepercayaan diri serta kesempatan yang sama untuk berkembang.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa anak-anak yatim dan dhu’afa memiliki potensi besar untuk berprestasi dan berkarya. Ketika mereka mendapatkan pembinaan, kesempatan, serta dukungan dari berbagai pihak, mereka mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ujarnya.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi anak-anak lainnya untuk terus belajar, berlatih, dan berani menampilkan potensi yang dimiliki. Selain itu, Yayasan Rindang Indonesia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para donatur, relawan, dan sahabat kebaikan yang selama ini telah memberikan dukungan bagi program pembinaan anak-anak yatim dan dhu’afa.
Yayasan Rindang Indonesia berkomitmen untuk terus menghadirkan program pembinaan yang berkelanjutan guna membantu anak-anak yatim dan dhu’afa meraih masa depan yang lebih baik melalui pendidikan, pengembangan karakter, serta kegiatan seni dan budaya.

















