Inpopedia, Takalar – 1 Maret 2026
Peresmian Penggunaan Masjid Nurul Hayat Panambe Dg. Mone yang berlokasi di Lingkungan Bontokassi, Kelurahan Panrannuangku, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar berlangsung khidmat pada Minggu (1/3/2026).
Ketua panitia pembangunan, Andi Try Andrian Dg. Ngago, dalam laporannya menyampaikan bahwa pembangunan masjid dimulai pada 20 April 2025 dan rampung pada 25 Desember 2026. Masjid ini berdiri di atas lahan berukuran 25 x 18 meter persegi dengan total anggaran sebesar Rp800.019.000.
Dana pembangunan bersumber dari donatur Keluarga Besar Panambe Dg. Mone, Keluarga Besar Alm. Sarapa Dg. Buang, Keluarga Besar Alm. Syamsuddin Dg. Rewa, Keluarga Besar H. Abd. Hafid Dg. Ngalli, Kel. Alm. A.Hasan Basri, Keluarga Besar Alm. H. Abd. Jalil Dg. Pasang, serta sumbangan dari masyarakat Bontokassi. Selain itu Sumbangan dari Polres Takalar, TNI, serta berbagai pihak lainnya dalam bentuk dana maupun material bangunan.
“Saya selaku panitia pembangunan menyampaikan terima kasih atas sumbangan yang telah diberikan. Semoga menjadi amal jariyah dan masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan aman dan khusyuk,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan keluarga Panambe Dg. Mone, Syariful Dg. Lewa, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh jamaah dan donatur yang telah berkontribusi sehingga pembangunan Masjid Nurul Hayat dapat terselesaikan dengan baik dan kini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan serta memakmurkan masjid, baik dari segi fasilitas maupun program kegiatan. Kami berharap masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan keagamaan bagi masyarakat,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Muhammad Agus Dg. Nyarrang dalam tausiyahnya menyampaikan bahwa masjid merupakan pusat ibadah umat Islam. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama memakmurkan masjid sebagai wujud keimanan kepada Allah SWT.
“Orang-orang yang memakmurkan masjid adalah mereka yang beriman kepada Allah dan hari akhir, menegakkan salat, menunaikan zakat, serta hanya takut kepada Allah,” tuturnya.
Dengan selesainya pembangunan fisik masjid ini, diharapkan keaktifan jamaah dalam meramaikan berbagai kegiatan ibadah dan keagamaan juga semakin meningkat, sehingga masjid benar-benar menjadi pusat kekuatan rohani dan pembinaan iman bagi masyarakat.
Peresmian masjid dirangkaikan dengan buka puasa dan Sholat Magrib bersama.***

















