Inpopedia, TAKALAR — Pemerintah Kabupaten Takalar menggelar peringatan Nuzulul Quran di Masjid Agung Takalar dalam rangka memperingati turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW pada bulan suci Ramadan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, serta masyarakat yang memadati masjid untuk mengikuti rangkaian acara keagamaan yang berlangsung khidmat.
Dalam sambutannya, Bupati Takalar mengajak seluruh umat Islam untuk menjadikan momentum Nuzulul Quran sebagai sarana meningkatkan keimanan sekaligus memperkuat komitmen dalam mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, Al-Qur’an tidak hanya sekadar dibaca, tetapi harus dipahami dan dijadikan pedoman dalam menjalani kehidupan, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia menegaskan bahwa ajaran Al-Qur’an mengandung petunjuk yang lengkap bagi umat manusia dalam menghadapi berbagai tantangan zaman serta menjadi dasar dalam membangun kehidupan yang lebih baik. Pesan tersebut sejalan dengan makna Nuzulul Quran yang mengingatkan umat Islam bahwa kitab suci diturunkan sebagai petunjuk dan pedoman hidup. (Metropolitan News)
Bupati juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan budaya membaca, memahami, serta mengamalkan Al-Qur’an agar nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat tercermin dalam perilaku sehari-hari.
Peringatan Nuzulul Quran tersebut diisi dengan tausiah agama, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta doa bersama yang diikuti oleh para jamaah dengan penuh khidmat.
Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin memperkuat keimanan dan menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi dalam membangun kehidupan yang religius, harmonis, dan penuh keberkahan.***

















