Inpopedia, Kota Bekasi — Suasana hangat terlihat pada Sabtu (30/8/2025) pagi di Jl.Sumber Arta, Bekasi Barat. Puluhan peserta hadir dalam kegiatan Silaturahmi dan Pembekalan Keilmuan Jurnalis serta Usaha/Ekonomi yang menghadirkan Wibowo sebagai narasumber utama. Acara yang dimulai pukul 10.00 WIB ini menjadi ruang berbagi pengetahuan sekaligus mempererat tali silaturahmi di antara para jurnalis dan pelaku usaha.
Dalam pemaparannya, Wibowo menekankan pentingnya jurnalis tidak hanya memiliki keterampilan menulis berita, tetapi juga memahami aspek ekonomi dan usaha. Menurutnya, kedua bidang tersebut saling terkait dan dapat memperkuat peran jurnalis dalam memberikan informasi yang akurat serta bermanfaat bagi masyarakat.
“Jurnalistik dan ekonomi merupakan dua hal yang berhubungan erat. Seorang jurnalis perlu memiliki wawasan luas agar dapat menyajikan informasi yang berkualitas sekaligus memahami dinamika ekonomi yang berkembang,” ujar Wibowo di hadapan peserta.
Materi Pembekalan
Adapun sejumlah materi yang disampaikan meliputi:
-
Dasar-dasar jurnalistik dan ekonomi modern,
-
Teknik menulis berita dan artikel yang informatif,
-
Analisis sederhana tentang ekonomi dan keuangan,
-
Strategi pemasaran dan promosi usaha di era digital.
Materi tersebut disusun agar peserta tidak hanya memperoleh teori, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari.
Manfaat Kegiatan
Selain menambah wawasan, kegiatan ini juga memberikan ruang untuk membangun jejaring antara jurnalis, pelaku usaha, serta masyarakat yang hadir. Dengan adanya interaksi langsung, peserta dapat bertukar pengalaman, memperluas relasi, sekaligus membuka peluang kolaborasi di bidang ekonomi maupun media.
Salah satu peserta, Rina, mengungkapkan rasa puasnya setelah mengikuti kegiatan tersebut.
“Materinya sangat bermanfaat. Saya jadi lebih paham bagaimana menulis berita dengan baik sekaligus melihat sisi ekonomi dari sudut pandang yang berbeda,” tuturnya.
Harapan ke Depan
Kegiatan silaturahmi dan pembekalan keilmuan ini diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan. Dengan demikian, para peserta bisa terus meningkatkan kapasitas mereka baik di bidang jurnalistik maupun usaha/ekonomi, serta mampu menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Deni