Inpopedia, Kepulauan Seribu, 17 Februari 2026 – Forum Asistensi Media Nasional (ASMEN) mengadakan wisata edukasi konservasi penyu di Pulau Kelapa Dua, Kepulauan Seribu, dalam rangka memperingati Milad ke-4 ASMEN dan Hari Pers Nasional 2026.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya konservasi laut dan pelestarian penyu. Ketua Umum ASMEN, Nurkholis, mengucapkan selamat Milad ke-4 ASMEN dan Hari Pers Nasional 2026, serta mengajak insan pers untuk terus memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara.
“Kami berharap peringatan ini dapat menjadi langkah awal untuk memajukan media yang ada di bawah naungan ASMEN di seluruh Indonesia. Ini suasana baru, harapan baru, dan tentu menjadi hasil yang baik buat ASMEN,” ujar Nurkholis.
Dalam kegiatan ini, Polhut Kehutanan Nasional Sudibyo menjelaskan tentang pentingnya konservasi penyu dan upaya yang dilakukan untuk melestarikannya. Dua jenis penyu yang dilindungi, yaitu Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata) dan Penyu Hijau (Chelonia mydas), memiliki habitat di wilayah tropis dan sub-tropis.
“Ancaman utama terhadap penyu adalah sampah plastik, penangkapan ilegal, kerusakan terumbu karang, perubahan iklim, dan aktivitas wisatawan tidak terkontrol,” kata Sudibyo.
Kegiatan konservasi yang dilakukan meliputi pemetaan dan monitoring lokasi sarang, penetasan semi alami, pelepasliaran tukik, edukasi masyarakat, dan pengawasan habitat.
ASMEN mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pelestarian penyu dengan menjaga kebersihan pantai, mendukung program konservasi, melaporkan aktivitas perburuan, membantu sosialisasi, dan menjaga area habitat penyu.
“Jaga kebersihan pantai, dukung program konservasi, dan laporkan aktivitas perburuan. Mari lindungi penyu laut demi kelestarian ekosistem dan kehidupan laut,” ajak Sudibyo.

















