banner 728x180

Wamenhan RI Berikan Materi “Pertahanan Negara dan Wawasan Kebangsaan” di Ramadan Leadership Camp Sulsel

banner 120x600
banner 468x60

Inpopedia, Makassar—Minggu, 22 Februari 2026 — Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Wamenhan RI) Donny Ermawan Taufanto menjadi pembicara dalam kegiatan Penguatan Kapasitas ASN Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di Ramadan Leadership Camp. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di provinsi tersebut, khususnya dalam memahami kebijakan nasional, wawasan kebangsaan, serta program prioritas pembangunan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Wamenhan menyampaikan materi berjudul “Pertahanan Negara dan Wawasan Kebangsaan.” Dia menekankan bahwa pentingnya memperkuat pertahanan negara dan wawasan kebangsaan harus menjadi perhatian, mengingat dinamika global yang terus berkembang. Negara yang lebih kuat cenderung memiliki kecenderungan untuk menyerang negara yang lebih lemah, oleh karena itu, persatuan dan semangat nasionalisme Indonesia harus terus dipertahankan.

Menurut Wamenhan, kekuatan Indonesia terletak pada semangat persatuan yang telah teruji sejak masa penjajahan hingga kemerdekaan. Selain itu, modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista) melalui program “Perisai Trisula Nusantara” menjadi bagian dari upaya untuk memperkuat pertahanan negara. Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) tetap menjadi landasan utama pertahanan Indonesia, dengan TNI dan Polri sebagai kekuatan inti yang didukung penuh oleh masyarakat.

Dalam paparan tersebut, Wamenhan juga mengingatkan tentang ancaman nirmiliter yang semakin kompleks, seperti penyalahgunaan nilai Pancasila, kejahatan siber, dan krisis ekonomi serta energi yang bisa mengancam kedaulatan negara. ASN, sebagai pembuat kebijakan publik, diharapkan dapat memainkan peran penting dalam memperkuat persatuan bangsa dan mencegah masuknya ideologi asing yang dapat merusak kesatuan negara. Mereka juga memiliki tanggung jawab dalam menjaga persatuan masyarakat dan meminimalisir potensi konflik.

Wamenhan menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia menjadi fokus utama dalam menghadapi tantangan pertahanan ke depan, dengan ASN sebagai elemen penting dalam menjaga stabilitas negara dan keselamatan umum di seluruh Indonesia.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Deputi Geopolitik DPN dan Sekretaris Direktorat Jenderal Pertahanan Kemhan. (Biro Humas dan Infohan Setjen Kemhan). Rojakul

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *