Inpopedia, Takalar, 12 Juni 2026 – Puskesmas Pattallassang kembali melaksanakan kegiatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) pada Jumat (12/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Puskesmas Pattallassang ini bertujuan memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat, khususnya pasien yang menderita penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes melitus.
Kegiatan PROLANIS tersebut berada di bawah naungan Kepala Puskesmas Pattallassang, Hj. Indriani Safitri, AM, SKM, M.Tr.Adm.Kes, dengan pelayanan medis yang ditangani oleh dr. Hj. Nur Rahmi, S.Ked, serta dikoordinasikan oleh Penanggung Jawab Program Hj. Suriyati, SKM, S.Kep., Ns.
Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan berbagai layanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, pengecekan kadar gula darah, konsultasi kesehatan, hingga edukasi mengenai pola hidup sehat untuk mengendalikan penyakit kronis yang diderita.
Kepala Puskesmas Pattallassang, Hj. Indriani Safitri, mengatakan bahwa kegiatan PROLANIS merupakan agenda rutin yang dilaksanakan sebagai bentuk komitmen puskesmas dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
“Kegiatan ini difokuskan untuk memberikan layanan kesehatan yang prima kepada masyarakat. Puskesmas Pattallassang secara rutin melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pasien PROLANIS sebagai upaya menjaga kondisi kesehatan mereka agar tetap terkontrol dan terhindar dari komplikasi penyakit,” ujarnya.
Menurutnya, melalui kegiatan tersebut, pasien tidak hanya memperoleh pemeriksaan kesehatan secara berkala, tetapi juga mendapatkan pendampingan dan edukasi agar lebih disiplin dalam menjalani pengobatan serta menerapkan pola hidup sehat.
Peserta PROLANIS yang hadir tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mereka memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi langsung dengan tenaga kesehatan mengenai kondisi kesehatan yang dialami.
Puskesmas Pattallassang berharap kegiatan PROLANIS dapat terus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin, sehingga kualitas hidup pasien penyakit kronis dapat terjaga dengan baik dan angka komplikasi penyakit dapat ditekan.
















