Inpopedia, Bekasi – Direktur Utama PT Imaji Cipta, Richard Andrea, mitra Pemprov DKI Jakarta memaparkan sistem aplikasi Pedagang Pintar berbasis digital kepada jajaran Pengawas, Pengurus DPP, DPW, dan DPD Asistensi Media Nasional (AsMEN) di Studio AsMEN, Jalan Puncak Cikunir No. 14, Jakasampurna, Kota Bekasi, Sabtu (28/2/2026).
Aplikasi tersebut mencakup tiga platform utama, yakni BELA RASA, BELA SELERA, dan BELA USAHA yang terintegrasi dengan sistem kasir digital PIAWAI. Ketiganya dirancang untuk membantu pelaku usaha makanan, barang, dan jasa dalam mengelola pemesanan, pembayaran, promosi, hingga laporan keuangan secara terpusat.
Dalam presentasinya, Richard Andrea menjelaskan bahwa konsep aplikasi ini menitikberatkan pada kemudahan transaksi bagi konsumen dan efisiensi operasional bagi pengusaha.
“Pengguna cukup memindai QR, memilih produk, lalu langsung membayar lewat ponsel. Tidak perlu antre, tidak perlu kasir manual,” jelas Richard.
Ia menyebutkan, sistem PIAWAI memungkinkan pelaku usaha mencatat transaksi secara otomatis, mengelola stok bahan baku, menghitung harga pokok produksi (HPP), serta menghasilkan laporan keuangan seperti laba rugi, neraca, hingga laporan pajak.
Selain itu, aplikasi tersebut diklaim tidak membebankan biaya pendaftaran maupun biaya langganan kepada pengusaha. Harga yang tercantum di aplikasi juga sama dengan harga di tempat usaha, tanpa potongan penjualan, kecuali biaya transaksi QRIS sebesar 0,7 persen.
Sementara itu, Pengawas AsMEN, Sastra Suganda, menyampaikan apresiasi atas inovasi yang dipresentasikan. Menurutnya, sistem tersebut sejalan dengan kebutuhan digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Kami menyambut baik presentasi ini. Inovasi seperti ini bisa menjadi solusi bagi pelaku usaha agar lebih efisien dan transparan. Hasil pemaparan ini akan kami laporkan kepada Dewan Pembina AsMEN untuk ditindaklanjuti,” ujar Sastra.
Ia menambahkan, AsMEN membuka peluang kerja sama lanjutan guna mendukung transformasi digital UMKM melalui pemanfaatan teknologi aplikasi perdagangan yang ramah lingkungan dan berbasis sistem tanpa kertas (paperless).
Presentasi ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan solusi teknologi perdagangan yang menggabungkan sistem pemesanan, pembayaran, promosi, dan pelaporan keuangan dalam satu ekosistem digital terpadu.***

















