Inpopedia, TAKALAR – Kabupaten Takalar kembali mengukir prestasi yang membanggakan di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Penghargaan ini diberikan oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dalam acara silaturahmi bersama Forkopimda Sulsel.
Acara tersebut berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Sungai Tangka, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, pada malam Minggu (29/3/2026).
Dalam kesempatan ini, Pemerintah Kabupaten Takalar berhasil meraih dua penghargaan sekaligus.
Setiap penghargaan disertai dengan hadiah sebesar Rp75 juta.
Maka, total hadiah yang diterima oleh Kabupaten Takalar mencapai Rp150 juta.
Untuk rincian penghargaan tersebut yakni kategori tingkat ketimpangan pengeluaran (Gini Ratio) senilai Rp75 juta.
Kemudian kategori tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) juga sebesar Rp75 juta.
Penghargaan ini diberikan berlandaskan capaian kinerja daerah yang dinilai berdasarkan indikator makro pembangunan.
Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Gubernur Sulsel kepada Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye.
Acara silaturahmi ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, para kepala daerah, serta beberapa pejabat penting lain di Sulawesi Selatan.
Suasana acara sangat hangat dan penuh rasa kekeluargaan, sekaligus menjadi momen refleksi bagi capaian pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi.
Ia menyatakan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja sama dari berbagai elemen, baik dari pemerintah maupun masyarakat.
Gubernur menegaskan bahwa prestasi ini bukan hanya milik pemerintah, melainkan milik seluruh masyarakat Sulawesi Selatan.
Selain itu, Gubernur juga menjelaskan berbagai program strategis yang sudah dilaksanakan di Sulsel.
Di antaranya adalah program swasembada pangan yang telah membawa Sulawesi Selatan menjadi salah satu dari lima provinsi teratas di Indonesia untuk produksi padi.
Tidak hanya itu, pemerintah pusat juga telah mengucurkan dana senilai Rp1,8 triliun untuk pembangunan infrastruktur jalan nasional.
Program ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dengan signifikan.
Gubernur juga membahas tentang pembangunan di sektor pendidikan, termasuk program Sekolah Rakyat yang menjadi salah satu yang paling unggul di Indonesia.
Sementara itu, sektor pertanian dan perikanan juga mendapat perhatian melalui bantuan alat pertanian dan fasilitas untuk nelayan.
Menanggapi penghargaan tersebut, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye mengungkapkan rasa syukurnya dan apresiasi yang tinggi.
Ia percaya bahwa pencapaian ini adalah hasil dari upaya keras seluruh jajaran pemerintahan dan masyarakat Takalar.
“Penghargaan ini bukan hanya milik pemerintah daerah, tetapi juga milik seluruh masyarakat Kabupaten Takalar yang terus berusaha dan berkontribusi pada pembangunan,” ungkap Daeng Manye.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan di Takalar.
Menurutnya, pencapaian ini akan menjadi dorongan untuk bekerja lebih keras ke depannya.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat kerja sama, menjaga integritas, serta memastikan program-program pembangunan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.
Daeng Manye mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan atas semua dukungan yang diberikan.
Ia berharap sinergi antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat dapat terus terjalin dengan baik.
Dengan penghargaan ini, Kabupaten Takalar diharapkan dapat mempertahankan dan bahkan meningkatkan pencapaian pembangunan di berbagai sektor.
Momen ini juga menjadi pendorong untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik dan transparan bagi masyarakat.
Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye mendapatkan dua penghargaan dengan total hadiah sebesar Rp150 juta dari Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman. Penghargaan ini diberikan dalam kategori Rasio Gini dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) pada acara silaturahmi Forkopimda Sulsel yang berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur di Makassar, pada malam hari Minggu, 29 Maret 2026.
















