Inpopedia, Jakarta, 18 Juni 2026 — Sutradara Bayu Skak kembali mempersembahkan karya terbarunya melalui film bergenre komedi fiksi ilmiah (sci-fi) berjudul Foufo. Diproduksi oleh Skak Studios dan Sinemart, film ini menghadirkan perpaduan humor, budaya lokal, serta kisah emosional mengenai kasih sayang seorang anak kepada ibunya.
Menjelang penayangannya di bioskop Indonesia pada 9 Juli 2026, Foufo resmi merilis official trailer dan poster yang menampilkan kisah persahabatan unik antara sebuah keluarga Madura dan sosok alien dari planet asing.
Film ini dibintangi oleh Tretan Muslim, Habib Jafar, Ade ‘Bibier’ Kurniyawan, Benidictus Siregar, Bambang Ceper, Siti Kam, Fuad Sasmita, Sangat Mahendra, Anggun Dwi, Ina Pogang, Rifqy Abdillah, Kiano, dan Hari Otong. Foufo diproduseri oleh Bayu Skak dan Ricky R. Setiawan, dengan David Suwarto sebagai produser eksekutif.
Dalam trailer terbarunya, penonton diperkenalkan dengan karakter Muslim yang diperankan oleh Tretan Muslim. Ia merupakan sosok anak yang menjadi tulang punggung keluarga dan bekerja sebagai pengepul besi bekas. Di tengah keterbatasan ekonomi, Muslim menyimpan impian besar untuk memberangkatkan ibunya, Saiqonah, menunaikan ibadah haji ke Mekah.
Namun, perjalanan tersebut berubah setelah alien bernama Foufo tiba di Bumi akibat mengalami kendala pada pesawatnya. Kehadiran makhluk asing tersebut membawa keluarga Muslim ke dalam situasi yang tidak terduga, terutama ketika batas waktu pelunasan keberangkatan haji semakin dekat.
Bayu Skak mengungkapkan bahwa ide cerita Foufo berawal dari keinginannya untuk mengeksplorasi pengalaman baru sebagai seorang sutradara. Jika sebelumnya dikenal melalui karya komedi berbahasa Jawa, kali ini Bayu menghadirkan film dengan penggunaan bahasa Madura sebagai pengalaman pertamanya.
“Semua orang punya pengalaman dan perasaan bagaimana rasanya mencintai ibu kita masing-masing dan keinginan untuk membahagiakan orang yang kita paling sayangi di dunia ini, yaitu ibu. Perasaan itu yang ingin kami sajikan di film ini,” ujar Bayu Skak.
Film ini juga menjadi debut Tretan Muslim sebagai pemeran utama dalam film layar lebar. Dikenal melalui karakter komedi, Tretan mendapat tantangan untuk menampilkan sisi berbeda melalui peran serius sebagai Muslim.
“Ini pertama kalinya saya menjadi pemeran utama. Penonton akan melihat sisi lain saya yang belum pernah dilihat selama ini. Saya bangga identitas Madura ditampilkan dengan baik dan unik oleh Bayu di film Foufo,” kata Tretan Muslim.
Selain mengusung cerita yang berbeda, Foufo menghadirkan sejumlah inovasi dalam perfilman Indonesia. Film ini menjadi salah satu karya yang menggunakan bahasa Madura sebagai bahasa utama, dengan sekitar 80 persen pemerannya merupakan talenta berdarah Madura, termasuk sejumlah pemain nonaktor.
Untuk menghadirkan karakter alien, produksi film ini juga berkolaborasi dengan studio animasi lokal asal Surabaya, Hompimpa. Proses pencarian pemain dilakukan melalui open casting yang melibatkan sekitar 2.500 peserta.
Film ini turut menghadirkan Ade ‘Bibier’ sebagai pengisi suara karakter alien. Sosok yang dikenal luas sebagai pengisi suara berbagai karakter animasi tersebut menjalani debut layar lebar sekaligus melakukan live dubbing untuk pertama kalinya.
Produser eksekutif David Suwarto menilai Foufo menghadirkan perpaduan komedi, fiksi ilmiah, dan drama keluarga yang relevan dengan kehidupan masyarakat.
“Film ini membawa komedi dengan sentuhan sci-fi, namun juga ada kedalaman dramanya tentang cinta seorang anak yang ingin berbakti pada ibunya,” ujar David Suwarto.
Film Foufo akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 9 Juli 2026. Informasi terbaru mengenai film ini dapat diikuti melalui akun Instagram resmi @filmfoufo, @skakstudios, dan @sinemart_ph.
















