Inpopedia, Indramayu, 11 Maret 2026 – Suasana haru dan penuh kehangatan terasa saat rombongan Kejaksaan Negeri (Kejari) Indramayu mengunjungi Yayasan Rindang Indonesia Cabang Indramayu dalam kegiatan bakti sosial yang digelar pada Selasa (11/3). Kunjungan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian aparat penegak hukum terhadap anak-anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan.
Rombongan dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Indramayu, Niko, S.H., M.H., bersama Ibu Shinta Niko. Turut hadir para Kepala Seksi (Kasi), Kasubbag Pembinaan, serta jajaran pegawai Kejari Indramayu.
Kehadiran rombongan disambut hangat oleh pengurus Yayasan Rindang Indonesia serta anak-anak yatim binaan yayasan. Senyum dan keceriaan anak-anak terlihat saat mereka berinteraksi dengan para tamu yang datang membawa bantuan dan perhatian.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kejari Indramayu menegaskan bahwa kegiatan bakti sosial merupakan bagian dari komitmen lembaganya untuk terus hadir di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, kegiatan sosial seperti ini rutin kami lakukan. Dalam satu tahun bisa tiga kali kami melaksanakan bakti sosial dengan memberikan bantuan sembako, santunan bagi anak-anak yatim, serta bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Niko.
Bagi Yayasan Rindang Indonesia Cabang Indramayu, kunjungan tersebut menjadi dukungan moral yang sangat berarti bagi program pembinaan anak-anak yatim dan dhuafa.
Selama ini, yayasan aktif mengembangkan berbagai program pendidikan informal bagi anak-anak yatim dan dhuafa, sekaligus menjalankan kegiatan sosial kemanusiaan bagi masyarakat sekitar. Tidak hanya itu, yayasan juga mengembangkan program wakaf produktif di sektor pertanian untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat serta menopang keberlanjutan program sosial.
Pengurus yayasan menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Kejari Indramayu. Menurut mereka, kolaborasi antara lembaga pemerintah dan lembaga sosial sangat penting dalam memperluas manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari sinergi yang lebih kuat antara aparat negara dan lembaga sosial dalam menebar kepedulian. Di tengah berbagai tantangan kehidupan masyarakat, semangat berbagi dan gotong royong diyakini mampu menghadirkan harapan baru bagi mereka yang membutuhkan.
Bagi anak-anak yatim yang hadir, kunjungan tersebut bukan hanya tentang bantuan yang diterima, tetapi juga tentang perhatian, kasih sayang, dan keyakinan bahwa mereka tidak berjalan sendiri dalam menatap masa depan.

















