Inpopedia, TAKALAR – Pemerintah Kabupaten Kabupaten Takalar mencatat capaian membanggakan dalam sektor pendidikan. Berdasarkan Rapor Pendidikan Tahun 2025 yang dirilis pada 2026, indeks Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan Takalar mencapai 81,65 dengan predikat Tuntas Madya, sekaligus menempatkan daerah ini pada peringkat pertama di Provinsi Sulawesi Selatan.
Meningkat dari tahun sebelumnya yakni
tahun 2024 : 61.38 indeks SPM pendidikan dan tahun 2025 : 65,01 Indeks SPM Pendidikan.
Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan Sulawesi Selatan yang menyampaikan ucapan selamat kepada Pemerintah Kabupaten Takalar atas peningkatan signifikan tersebut.
Bupati Takalar Daeng Manye dalam keterangannya menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan tersebut. Ia menilai capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen pemerintah daerah, tenaga pendidik, serta dukungan masyarakat.
“Alhamdulillah, segala puji kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Kami dari BBPMP Sulawesi Selatan mengucapkan selamat kepada Pemerintah Kabupaten Takalar atas perolehan Indeks SPM sebagai peringkat pertama di Sulawesi Selatan dengan predikat Tuntas Madya,” ujarnya, Jumat 13 Maret 2026..
Ia menjelaskan bahwa peningkatan ini merupakan lompatan besar bagi Takalar. Sebelumnya, daerah tersebut sempat berada di posisi dua terbawah dengan capaian Tuntas Muda. Namun melalui berbagai upaya perbaikan layanan pendidikan, kini Takalar berhasil melampaui kategori Tuntas Pratama dan naik ke level Tuntas Madya.
“Sebelumnya kita berada di urutan dua terendah dengan capaian Tuntas Muda. Tahun ini, dengan rahmat Allah, kita mampu melampaui Tuntas Pratama dan kini berada pada kategori Tuntas Madya,” tambahnya.
Menurutnya, pencapaian ini tidak terlepas dari berbagai program peningkatan mutu pendidikan yang dijalankan pemerintah daerah, termasuk peningkatan kualitas guru, penguatan partisipasi sekolah, serta perbaikan layanan pendidikan di berbagai jenjang.
Berdasarkan data Rapor Pendidikan, indikator yang mengalami peningkatan tertinggi di Takalar adalah proporsi guru PAUD yang memiliki kualifikasi S1/D4. Selain itu, Angka Partisipasi Sekolah (APS) usia 7–15 tahun menjadi salah satu capaian terbaik daerah ini.
Meski demikian, pemerintah daerah juga mencatat masih terdapat beberapa indikator yang perlu menjadi perhatian, salah satunya kemampuan numerasi siswa SD yang masih menjadi capaian terendah dan membutuhkan peningkatan di masa mendatang.
Bupati menegaskan bahwa prestasi ini akan menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Takalar.
“Sekali lagi kami mengucapkan banyak selamat kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Takalar. Ini menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus bekerja meningkatkan mutu pendidikan demi masa depan generasi Takalar yang lebih baik,” tutupnya.

















