Inpopedia Takalar – Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, bersama jajaran Dinas Pariwisata serta Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) melakukan kunjungan ke Pulau Sanrobengi untuk memantau kesiapan kawasan tersebut sebagai salah satu dari tujuh destinasi unggulan Kabupaten Takalar, Sabtu 20 Juni 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Daeng Manye juga meninjau sejumlah titik di Pulau Sanrobengi dan kawasan kepulauan Tanakeke guna memastikan kesiapan sarana pendukung, kebersihan lingkungan, serta potensi wisata yang akan dikembangkan ke depan.
Kegiatan pemantauan ini turut didampingi oleh Danposal Galesong, anggota Kodaeral VI, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas setempat. Kehadiran unsur TNI dan Polri tersebut menjadi bagian dari sinergi lintas sektor dalam mendukung pengembangan destinasi wisata kepulauan di Kabupaten Takalar.
Bupati Daeng Manye mengatakan bahwa Pulau Sanrobengi memiliki potensi besar untuk menjadi daya tarik wisata unggulan yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.
“Pulau Sanrobengi merupakan salah satu aset wisata terbaik yang dimiliki Kabupaten Takalar. Karena itu, kami ingin memastikan seluruh aspek pendukungnya siap, mulai dari kebersihan lingkungan, aksesibilitas, keamanan, hingga kenyamanan pengunjung. Pengembangan destinasi ini harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat sekitar,” ujar Daeng Manye.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Takalar terus mendorong pengembangan sektor pariwisata berbasis potensi lokal dan kelestarian lingkungan agar mampu bersaing dengan destinasi wisata lainnya di Sulawesi Selatan.
“Kami berkomitmen menjadikan Pulau Sanrobengi sebagai destinasi wisata yang berkelanjutan. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan sangat penting agar kawasan ini berkembang tanpa mengabaikan kelestarian alam yang menjadi daya tarik utamanya,” tambahnya.
Bupati berharap masyarakat bisa mengunjungi destinasi yang ada di Takalar dengan mengajak keluarga karena tidak kalah dengan destinasi yang ada di daerah lain.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mempercepat pengembangan tujuh destinasi unggulan Kabupaten Takalar yang diharapkan dapat menjadi motor pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata.***
















