Inpopedia, JAKARTA — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta menggelar rapat persiapan lomba dan event akbar dalam rangka memperingati 500 tahun Jakarta.
Kegiatan yang mengusung tema besar “Inovasi 5in1 Jakarta 500 Tahun: Karya Pemuda, Bela Negara, untuk Jakarta Kota Global” ini dirancang untuk melibatkan berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas), komunitas, dan generasi muda.
Rapat berlangsung di Kantor Badan Kesbangpol DKI Jakarta, Jumat (23/10/2026), dihadiri Kepala Badan Kesbangpol DKI Jakarta Abdul Khalit, Sekretaris Badan Kesbangpol DKI Jakarta, serta perwakilan sejumlah ormas dan komunitas.
Organisasi yang hadir antara lain Perkumpulan Perempuan Minang Indonesia (PPMI), Gerakan Bela Negara Indonesia (GBNI), Persatuan Jurnalis Pembangunan Indonesia Raya (PJPI), Forum Perempuan Lampung (ForPeLa), One For All Community, CFCD Mpok None dan lainnya.
Dalam rapat tersebut, Ketua Badan Kesbangpol DKI Jakarta, Abdul Khalit menyampaikan apresiasi atas keterlibatan berbagai komunitas dalam persiapan kegiatan.
Ia berharap seluruh pihak dapat membangun sinergi dan mengoordinasikan rangkaian acara agar pelaksanaannya berjalan optimal.
“Senang bisa bertemu dengan teman-teman komunitas dan ormas dalam rangka persiapan event ini. Kegiatan besar ini bisa diorkestrasi oleh semua pihak, dirajut bersama melalui sinergi agar hasilnya sempurna,” ujarnya.
Ia juga meminta agar panitia menyusun jadwal dan tahapan kegiatan secara terstruktur. Selain itu, ia menyarankan agar komunitas dan panitia dapat melakukan audiensi dengan Gubernur DKI Jakarta untuk menyampaikan rencana kegiatan.
Abdul Khalit menyebutkan, berdasarkan data yang disampaikannya dalam rapat, terdapat sekitar 800 ormas di DKI Jakarta yang telah terverifikasi dan lebih dari 32 ribu ormas terdaftar.
Menurutnya, keberadaan ormas dan komunitas dapat menjadi mitra pemerintah daerah dalam memperkuat persatuan, wawasan kebangsaan, serta partisipasi masyarakat dalam pembangunan Jakarta.
Ia berharap rangkaian kegiatan dapat disinergikan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda, Hari Pahlawan, Hari Ibu, dan Hari Bela Negara.
“Tagline-nya Jaga Jakarta menuju lima abad. Ormas diharapkan dapat membantu Jakarta, sehingga event ini harus dilaksanakan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Abdul Khalit menambahkan, Kesbangpol DKI Jakarta turut mengambil peran dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, khususnya di kalangan generasi muda, agar tidak terjerumus ke dalam radikalisme, ekstremisme, dan terorisme.
Salah satu upaya yang direncanakan adalah melalui kegiatan edukasi, sosialisasi kebangsaan, serta berbagai lomba dan event yang dikemas dalam rangkaian peringatan 500 tahun Jakarta. Sosialisasi dengan semangat Jaga Jakarta juga direncanakan menjangkau lingkungan RT dan RW bersama ormas yang ada.
Ia turut mengingatkan pentingnya memanfaatkan bonus demografi secara produktif agar tidak menjadi beban demografi, khususnya bagi Jakarta sebagai kota global.
“Kegiatan ini bukan sekadar acara seremonial semata, melainkan gerakan bersama untuk menjaga Kota Jakarta menuju usia 500 tahun,” ungkapnya.
“Pelaksanaannya membutuhkan orkestrasi dan keterlibatan aktif dari seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pemuda, pelajar, hingga orang tua,” pungkasnya.
Lomba Paduan Suara hingga Karya Jurnalistik
Salah satu agenda yang dibahas adalah Lomba Paduan Suara yang melibatkan Gerakan Bela Negara Indonesia (GBNI) dan mengusung semangat “Jaga Jakarta, Satu Suara Bela Negara”. Materi lomba direncanakan mencakup lagu Mars Bela Negara serta lagu daerah, termasuk lagu Betawi.
Puncak acara direncanakan berlangsung pada 19 Desember 2026 di Aula Ali Sadikin.
Selain lomba paduan suara, rangkaian kegiatan juga direncanakan mencakup lomba kreativitas kebangsaan, lomba karya tulis jurnalistik, serta lomba video atau film pendek serta kuis kebangsaan.
Seluruh kegiatan tersebut akan dikembangkan dalam kerangka Inovasi 5in1 Jakarta 500 Tahun, yang mencakup lima bidang utama, yaitu:
Inovasi Infrastruktur dan Pembangunan Berkelanjutan, untuk mendorong gagasan pembangunan Jakarta yang berkelanjutan.
Inovasi Digital dan Anti hoaks (Ketahanan Informasi), untuk meningkatkan literasi digital dan ketahanan masyarakat terhadap informasi palsu.
Inovasi Sosial dan Budaya Betawi sebagai Akar Pemersatu, untuk memperkuat identitas budaya dan persatuan masyarakat.
Inovasi Ekonomi Kreatif dan Pemuda (UMKM Juara), untuk mendorong kreativitas generasi muda dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah.
Inovasi Ekologi dan Ketahanan Kota (Jakarta Hijau dan Tangguh Bencana), untuk mendorong kepedulian lingkungan serta kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Melalui rangkaian lomba dan event tersebut, Kesbangpol DKI Jakarta bersama ormas dan komunitas diharapkan dapat memperluas partisipasi masyarakat dalam membangun Jakarta, memperkuat wawasan kebangsaan, serta mendorong lahirnya karya dan inovasi generasi muda menjelang peringatan 500 tahun Jakarta.
Setelah ini, rencananya akan dilakukan rapat lanjutan guna membahas teknis dan lainnya.***
















