Inpopedia , Takalar – 22 Agustus 2026
Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menghadiri upacara pemakaman H.M. Natsir Ibrahim atau yang akrab disapa Haji Nojeng, mantan Wakil Bupati Takalar periode 2012–2017, di Taman Makam Pahlawan (TMP) Polongbangkeng, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 13.00 WITA.
Almarhum dimakamkan melalui upacara penghormatan sebagai bentuk penghargaan pemerintah daerah atas jasa dan pengabdiannya selama berkiprah dalam pemerintahan Kabupaten Takalar. H.M. Natsir Ibrahim diketahui pernah mendampingi Burhanuddin Baharuddin sebagai Wakil Bupati Takalar pada periode 2012–2017.
Upacara berlangsung khidmat dengan Dandim 1426/Takalar Letkol Inf Anton Timotius Milala bertindak sebagai inspektur upacara. Rangkaian prosesi diawali dengan penghormatan terakhir kepada almarhum, kemudian dilanjutkan pembacaan riwayat hidup.
Prosesi berikutnya meliputi penghormatan kepada jenazah, penurunan jenazah ke liang lahat, penimbunan makam, tabur bunga, hingga doa bersama.
Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye hadir bersama Ketua TP PKK Takalar Dewi Sri Ekowati Firdaus. Hadir pula Wakil Bupati Takalar Hengky Yasin, mantan Ketua DPRD Takalar Nasar Baso, Anggota DPR RI Achmad Daeng Se’re, sejumlah anggota DPRD Takalar, jajaran Forkopimda, keluarga, serta tokoh masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Daeng Manye menyampaikan penghargaan atas dedikasi H.M. Natsir Ibrahim selama mengabdi kepada masyarakat dan pemerintah Kabupaten Takalar.
Menurutnya, pengalaman almarhum selama menjalankan amanah sebagai wakil kepala daerah merupakan bagian dari perjalanan pemerintahan yang turut mewarnai perkembangan Kabupaten Takalar.
“Beliau merupakan bagian penting dari perjalanan pemerintahan Takalar. Dedikasi dan pengalaman yang telah diberikan menjadi catatan sejarah daerah yang patut kita hargai dan kenang,” ujar Daeng Manye.
Wakil Bupati Takalar Hengky Yasin turut menyampaikan rasa hormatnya kepada almarhum. Ia menilai H.M. Natsir Ibrahim memiliki posisi tersendiri dalam perjalanan pemerintahan dan politik di Kabupaten Takalar.
Hengky mengatakan, pengalaman dan pengabdian almarhum ketika menjalankan tugas sebagai wakil bupati menjadi bagian dari sejarah daerah yang layak dikenang oleh generasi berikutnya.
Sementara itu, Dandim 1426/Takalar Letkol Inf Anton Timotius Milala mengatakan, upacara pemakaman tersebut merupakan wujud penghormatan terhadap jasa serta pengabdian almarhum selama menjadi bagian dari pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Takalar.
Usai seluruh rangkaian upacara, keluarga bersama jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, dan para tamu melakukan tabur bunga serta doa bersama di pusara almarhum.
H.M. Natsir Ibrahim meninggalkan catatan pengabdian dalam perjalanan Kabupaten Takalar. Kiprahnya sebagai Wakil Bupati Takalar periode 2012–2017 menjadi salah satu bagian dari sejarah pemerintahan daerah yang akan terus dikenang.***















