Inpopedia, Kabupaten Bekasi — Nuansa merah putih memenuhi halaman Kantor Desa SumberJaya, Senin (17/8/2026). Pemerintah Desa SumberJaya menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penuh khidmat, semangat, dan rasa nasionalisme.
Bukan sekadar seremoni tahunan, momentum kemerdekaan ini menjadi ruang untuk kembali mengenang jasa para pahlawan sekaligus meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga persatuan, memperkuat gotong royong, dan membangun desa.
Upacara dipimpin langsung oleh Ike Rahmawati, SE., M.Si., selaku Penjabat (Pj) Kepala Desa SumberJaya, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara Serda Dedi Supriyadi dipercaya sebagai Komandan Upacara.
Rangkaian prosesi berlangsung tertib dan penuh penghormatan. Aipda Tri Arjuno bertugas membacakan Naskah Pancasila, Gilang Randy membacakan Pembukaan UUD 1945, sedangkan Abi Qosim memimpin pembacaan doa.
Sementara itu, tugas pengibaran Sang Saka Merah Putih dipercayakan kepada Muhammad Khairi Al Dzikir, Suhendar, dan An Nafsu Az Zakiyah. Ketiganya menjalankan tugas dengan penuh disiplin hingga bendera Merah Putih berkibar gagah di tengah suasana upacara yang menggetarkan.
Satu Lapangan, Satu Semangat, Satu Indonesia
Upacara turut dihadiri berbagai unsur pemerintahan, lembaga, dan masyarakat Desa SumberJaya. Di antaranya jajaran Pemerintah Desa SumberJaya, Puskesmas, para Ketua RW dan RT, LPM Desa, PKK, PSM, BUMDes Agraprana SumberJaya, Karang Taruna, Koperasi Desa (Kopdes), serta tokoh masyarakat.
Kebersamaan tersebut menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan bukan hanya milik pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
Pj Kepala Desa: Kemerdekaan Harus Hadir dalam Kehidupan Masyarakat
Dalam amanatnya, Ike Rahmawati mengajak masyarakat agar tidak memaknai kemerdekaan hanya sebagai perayaan dan upacara bendera.
Menurutnya, nilai perjuangan para pahlawan harus diterjemahkan menjadi kerja nyata melalui pelayanan publik yang semakin baik, kedisiplinan, kepedulian terhadap sesama, serta semangat gotong royong.
“Semangat perjuangan para pahlawan harus kita lanjutkan dengan kerja nyata. Mari bersama-sama menjaga persatuan dan membangun Desa SumberJaya agar semakin maju, mandiri, dan sejahtera,” pesannya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kemerdekaan memiliki makna yang jauh lebih luas: bagaimana setiap masyarakat mengambil peran dalam memberikan manfaat bagi lingkungan dan daerahnya.
Merah Putih, Simbol Persatuan dan Harapan
Saat Sang Saka Merah Putih dikibarkan, seluruh peserta berdiri memberikan penghormatan. Suasana hening sejenak, namun sarat makna. Bendera yang berkibar menjadi simbol perjuangan, kedaulatan, sekaligus harapan untuk masa depan Indonesia.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa SumberJaya pun menjadi momentum untuk memperkuat kembali tali kebersamaan antara pemerintah desa, lembaga kemasyarakatan, dan seluruh warga.
Dari SumberJaya, semangat itu terus dijaga: merawat persatuan, memperkuat gotong royong, dan bergerak bersama untuk membangun desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
Deni Saepuloh















