Inpopedia, Bekasi, 26 Mei 2026 — Forum Asistensi Media Nasional (AsMEN) menggelar kegiatan pembinaan dan pembekalan jurnalistik bagi puluhan wartawan lokal dan daerah di Kantor Pusat AsMEN, Jalan Puncak Cikunir Nomor 14, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Selasa (26/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore tersebut mengangkat tema pentingnya organisasi sebagai sarana pemberdayaan wartawan agar lebih profesional, sejahtera, dan terlindungi dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Hadir sebagai narasumber, praktisi media sekaligus pengajar jurnalistik, Moh Hatta Tahir, S.Sos. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa wartawan tidak hanya dituntut mampu menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan sesuai kode etik, tetapi juga perlu memiliki wadah organisasi yang kuat.
Menurut dia, organisasi media dan wartawan memiliki peran penting dalam membangun solidaritas antarwartawan sekaligus memperkuat perlindungan hukum bagi insan pers.
“Dalam Pasal 50 KUHP disebutkan bahwa barang siapa melakukan perbuatan untuk melaksanakan ketentuan undang-undang, tidak dipidana. Artinya, wartawan yang bekerja sesuai aturan dan kode etik memiliki perlindungan hukum,” ujarnya di hadapan peserta.
Selain membahas perlindungan hukum bagi wartawan, Hatta Tahir juga menjelaskan pentingnya organisasi kemasyarakatan bidang media dan jurnalis sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan (UU Ormas).
Ia menyebut organisasi memiliki sejumlah fungsi penting, di antaranya sebagai wadah penyaluran kegiatan anggota, pembinaan, penyalur aspirasi masyarakat, pemberdayaan masyarakat, pelayanan sosial, hingga menjaga norma dan etika kehidupan berbangsa.
Menurutnya, wartawan yang tergabung dalam organisasi akan lebih mudah berkembang karena memperoleh pembinaan, pendidikan, serta dukungan moral dalam menjalankan profesinya. Organisasi juga dinilai dapat menjadi sarana memperjuangkan hak-hak wartawan agar mendapatkan kehidupan yang lebih layak dan sejahtera.
Kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti sesi diskusi dan berbagi pengalaman mengenai tantangan dunia jurnalistik di era digital saat ini.
Melalui kegiatan tersebut, AsMEN berharap dapat melahirkan wartawan yang kritis, profesional, serta memiliki kepedulian sosial dan komitmen menjaga etika jurnalistik. Selain itu, wartawan juga diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi yang edukatif, humanis, dan mencerdaskan masyarakat.
(Dadan)
















