Inpopedia, Bekasi – UMKM desa tidak cukup hanya bertahan. Di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, pelaku UMKM membutuhkan akses pasar, teknologi, permodalan, pendampingan, hingga jaringan bisnis yang lebih luas.
Semangat inilah yang mendorong BUMDes Sumber Jaya, Tambun Selatan, menjalin sinergi strategis dengan Seeker Revolution Group. Kolaborasi tersebut menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem ekonomi desa yang lebih kuat, terbuka, inovatif, dan berkelanjutan.
Direktur BUMDes Sumber Jaya, Husni Solihin, menilai BUMDes memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
Menurutnya, BUMDes tidak boleh hanya dipandang sebagai lembaga yang mengelola aset desa. Lebih dari itu, BUMDes harus hadir sebagai jembatan yang mempertemukan masyarakat dengan peluang usaha, mitra bisnis, permodalan, teknologi, dan pasar.
«“BUMDes tidak bisa berjalan sendiri. Kami ingin membangun kolaborasi yang mampu membuka peluang lebih besar bagi pelaku UMKM agar dapat berkembang, naik kelas, serta memiliki akses terhadap pendampingan, teknologi, dan jaringan bisnis yang lebih luas,” ujar Husni Solihin.»
Membangun Ekosistem, Bukan Sekadar Kerja Sama
Diskusi strategis tersebut dilakukan bersama Vienkan Bahreyis Khotazan, CEO Seeker Revolution Group. Dalam pembahasannya, Vienkan memaparkan pentingnya membangun ekosistem bisnis yang mempertemukan pemerintah desa, dunia usaha, investor, dan pelaku UMKM.
Menurutnya, UMKM memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan ekonomi lokal apabila mendapatkan dukungan yang tepat dan dilakukan secara bersama-sama.
Seeker Revolution Group pun menyatakan komitmennya untuk menjadi mitra strategis dalam mendorong peningkatan daya saing UMKM melalui berbagai program, mulai dari pengembangan usaha, digitalisasi, akses pembiayaan, perluasan pemasaran, hingga pembukaan peluang investasi.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada diskusi, tetapi dapat diwujudkan dalam berbagai program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Dari Sentra UMKM hingga Akses Investor
Sejumlah peluang kerja sama menjadi pembahasan utama. Di antaranya pengembangan sentra UMKM desa, pembangunan ruang usaha, digitalisasi pemasaran, pendampingan bisnis, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pembukaan akses kemitraan dengan sektor swasta dan investor.
Langkah tersebut dinilai penting agar pelaku UMKM tidak berjalan sendiri-sendiri. Dengan jaringan yang lebih kuat, produk lokal diharapkan mampu memiliki pasar yang lebih luas dan daya saing yang semakin tinggi.
Pertemuan ini juga dihadiri Slamet Riyadi selaku Advisor Seeker Revolution Group, Teguh Ananda selaku Direktur Commercial Seeker Revolution Group, Via Sofi selaku Direktur Operational Seeker Revolution Group, serta Farhan Muhamad, CEO Sankyu Sejahtera Group.
BUMDes sebagai Penghubung Ekonomi Desa
Husni berharap sinergi tersebut dapat menjadi awal dari lahirnya berbagai program nyata yang memberikan dampak bagi masyarakat.
BUMDes Sumber Jaya diharapkan mampu mengambil posisi sebagai penghubung antara pemerintah desa, pelaku usaha, investor, dan masyarakat, sehingga peluang ekonomi yang ada dapat dimanfaatkan secara lebih luas.
Bukan hanya soal meningkatkan omzet usaha, tetapi juga bagaimana kolaborasi tersebut mampu menciptakan lapangan pekerjaan, membuka peluang usaha baru, meningkatkan keterampilan masyarakat, dan memperkuat kemandirian ekonomi desa.
Sementara itu, Seeker Revolution Group menegaskan komitmennya untuk terus membangun kemitraan strategis dengan BUMDes di berbagai daerah.
Sinergi BUMDes Sumber Jaya dan Seeker Revolution Group menjadi gambaran bahwa ketika BUMDes, dunia usaha, investor, dan masyarakat bergerak dalam satu arah, potensi ekonomi desa dapat berkembang jauh lebih besar.
Harapannya, kolaborasi ini tidak hanya menjadi sebuah pertemuan, tetapi menjadi awal dari gerakan nyata untuk membawa UMKM desa naik kelas dan menciptakan desa yang semakin mandiri, produktif, dan sejahtera.
Deni Saepuloh















