pasang banner iklan 728x90
bo

Gelar Perkara Khusus Kasus Rp120 Juta Digelar, Kuasa Hukum Minta Bagwassidik Uji Proses SP2 Lidik

banner 120x600
banner 468x60

Inpopedia, JAKARTA — Gelar perkara khusus terkait laporan dugaan penggelapan dana titipan senilai Rp120 juta digelar di Bagian Pengawasan Penyidikan (Bagwassidik) Polda Metro Jaya, Selasa (22/9/2026).

Gelar perkara tersebut dihadiri pelapor Ferry Yuli Irawan bersama kuasa hukumnya, Dr. Singgih Tomi Gumilang, SH, MH, dari SITOMGUM Law Firm.

Singgih mengatakan, gelar perkara khusus tersebut diperlukan untuk menguji kembali proses penanganan laporan yang sebelumnya dihentikan pada tahap penyelidikan oleh Polres Metro Jakarta Pusat melalui Surat Perintah Penghentian Penyelidikan (SP2 Lidik).

Menurut Singgih, pokok persoalan berawal dari perkara robot trading Net89. Ferry disebut sebagai salah satu korban dan menerima dana yang berkaitan dengan proses perdamaian dengan salah satu pihak dalam perkara tersebut.

“Perkara ini sebenarnya simpel. Ada perkara utama yaitu robot trading Net89, yang korbannya mencapai ribuan, salah satunya klien kami, Pak Ferry,” kata Singgih seusai menghadiri gelar perkara.

Ia menjelaskan, dalam proses perdamaian tersebut terdapat dana sebesar Rp150 juta yang disebut diberikan oleh pihak berinisial R kepada Ferry. Sementara pihak berinisial H disebut hanya menyerahkan Rp30 juta.

“Jadi ada Rp120 juta yang kami pertanyakan. Itu yang kemudian kami laporkan dan akhirnya berhenti melalui SP2 Lidik yang ditangani Polres Jakarta Pusat,” ujarnya.

Singgih menjelaskan, gelar perkara khusus berlangsung dalam dua sesi. Sesi pertama mencakup pemaparan dari pelapor dan terlapor, disertai sesi tanya jawab.

Selanjutnya, sesi kedua difokuskan pada pembahasan antara Polda Metro Jaya dengan penyidik Polres Metro Jakarta Pusat terkait proses penanganan laporan tersebut.

“Jadi setelah ini nanti urusannya Pak Ferry sebagai korban dengan Polres Jakarta Pusat sebagai tempat dilakukannya pelaporan,” katanya.

Singgih berharap forum tersebut dapat mengevaluasi proses penyidikan secara menyeluruh, terutama dalam melihat rangkaian peristiwa dan alat bukti secara utuh.

“Kita berharap semoga perkara yang simpel ini menjadi pelajaran buat penyidik. Kalau menulis laporan harus runtut dan holistik, dari A sampai Z,” ujarnya.

Minta Gelar Perkara Objektif

Sementara itu, Ferry Yuli Irawan meminta Bagwassidik Polda Metro Jaya menjalankan gelar perkara khusus secara objektif, profesional, dan tanpa intervensi.

Permintaan tersebut disampaikan setelah laporan yang sebelumnya ditangani Polres Metro Jakarta Pusat dihentikan pada tahap penyelidikan.

Ferry kemudian mengajukan pengaduan kepada Bagwassidik dan meminta dilakukan gelar perkara khusus untuk mengevaluasi kembali proses penanganan laporan tersebut.

“Kami tidak meminta perkara ini diarahkan untuk memihak pelapor. Yang kami minta adalah gelar perkara khusus ini dilakukan secara objektif, profesional dan tidak diintervensi oleh pihak mana pun,” ujar Ferry.

Menurut Ferry, evaluasi tidak hanya menyangkut kesimpulan penghentian penyelidikan, tetapi juga perlu melihat keseluruhan proses penanganan laporan, termasuk pemeriksaan pihak-pihak terkait serta alat bukti yang telah dikumpulkan.

Ia juga meminta alasan penghentian penyelidikan diperiksa dalam forum gelar perkara khusus sehingga pelapor memperoleh kejelasan mengenai dasar keputusan tersebut.

“Biarkan fakta dan alat bukti yang berbicara,” tegasnya.

Ferry juga berharap pimpinan Polri memberikan perhatian terhadap pelaksanaan gelar perkara khusus tersebut. Menurut dia, perhatian pimpinan diperlukan untuk memastikan fungsi pengawasan internal berjalan sesuai mekanisme, bukan untuk memengaruhi hasil perkara.

Secara normatif, mekanisme gelar perkara khusus diatur dalam Pasal 33 Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2019 tentang Penyidikan Tindak Pidana.

Ketentuan tersebut antara lain mengatur gelar perkara khusus untuk menindaklanjuti pengaduan masyarakat dari pihak yang berperkara dan/atau penasihat hukumnya setelah terdapat perintah atasan penyidik.

Dalam pelaksanaannya, fungsi pengawasan dan fungsi hukum Polri serta ahli wajib diundang.

Sementara Bagwassidik memiliki fungsi koordinasi dan pengawasan terhadap proses penyidikan serta menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait proses penyidikan, termasuk melalui supervisi, koreksi, dan asistensi.

Berawal dari Dana Rp120 Juta

Perkara ini berawal dari persoalan dana titipan senilai Rp120 juta yang menjadi dasar somasi Ferry kepada MHS pada Februari 2024.

Ferry mendalilkan terdapat dana yang belum diserahkan kepadanya sebagai pihak yang menurutnya berhak menerima dana tersebut.

Laporan tersebut kemudian ditangani Polres Metro Jakarta Pusat sebelum akhirnya dihentikan pada tahap penyelidikan melalui SP2 Lidik.

Atas penghentian tersebut, Ferry mengajukan pengaduan kepada Bagwassidik Polda Metro Jaya dan meminta dilakukan gelar perkara khusus.

Hasil gelar perkara khusus tersebut selanjutnya menjadi bagian dari proses evaluasi internal terhadap penanganan laporan dimaksud.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam