Inpopedia, JAKARTA, Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI) menekankan pentingnya penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) kepelabuhanan berbasis kompetensi serta sertifikasi profesi berstandar global.
Langkah strategis ini didorong untuk memajukan bisnis pelabuhan nasional sekaligus menjawab tantangan era digitalisasi dan otomatisasi industri.
Wakil Ketua Umum III ABUPI Bidang Pengembangan SDM Kepelabuhanan, Sakiman, menegaskan bahwa pendidikan formal tetap memiliki peran penting, tetapi harus dilengkapi dengan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Menurutnya, kecanggihan teknologi pelabuhan tidak akan memberikan hasil maksimal tanpa didukung oleh SDM yang kompeten, profesional, disiplin, dan mampu beradaptasi.
“Dunia kepelabuhanan sedang bergerak menuju digitalisasi dan otomatisasi,” ujar Sakiman. “Karena itu, pengembangan SDM harus dilakukan melalui pelatihan, sertifikasi profesi, pengalaman kerja, serta penguasaan teknologi terbaru,”
Sakiman menambahkan, ABUPI berkomitmen untuk terus mendorong program pelatihan dan sertifikasi yang link and match dengan kebutuhan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) di seluruh Indonesia.
Dengan SDM yang bersertifikasi global, daya saing pelabuhan Indonesia di kancah internasional diharapkan semakin meningkat, sejalan dengan visi Indonesia sebagai poros maritim dunia.
Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya ABUPI dalam mendukung program pemerintah untuk menciptakan ekosistem logistik nasional yang efisien dan berdaya saing.***















