pasang banner iklan 728x90
bo
Sosial  

Rindang Indonesia Gelar Maulid Nabi dan Tasyakuran 16 Tahun, Santuni Yatim hingga Layanan Kesehatan

banner 120x600
banner 468x60

Inpopedia, JAKARTA — Yayasan Rindang Indonesia menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus tasyakuran 16 tahun perjalanan lembaga tersebut. Kegiatan ini dirangkai dengan santunan anak yatim, layanan pemeriksaan kesehatan, pentas seni, serta bazar UMKM.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai tersebut digelar di Pusat Pelatihan Seni Budaya (Satpel Jakarta Timur), Minggu (6/9/2026).

Peringatan Maulid Nabi dan milad ke-16 Rindang Indonesia tersebut tidak hanya menjadi momentum keagamaan, tetapi juga menjadi ajang memperkuat kepedulian sosial, pemberdayaan masyarakat, pendidikan, kesehatan, serta pengembangan kemandirian umat.

Kegiatan turut dihadiri sejumlah sesepuh, penasihat, mitra, tokoh masyarakat, pecinta yatim, perwakilan dunia usaha, media, serta organisasi yang selama ini mendukung berbagai kegiatan Yayasan Rindang Indonesia.

Ketua Umum Yayasan Rindang Indonesia M Adhie Pamungkas (kiri) menyerahkan penghargaan kepada Penasihat dan Pecinta Yatim Rindang Indonesia; Aswar Wahab, P.D.A. Foto : Inpopedia
Ketua Umum Yayasan Rindang Indonesia M Adhie Pamungkas (kiri) menyerahkan penghargaan kepada Penasihat dan Pecinta Yatim Rindang Indonesia; Aswar Wahab, P.D.A. Foto : Inpopedia

Di antaranya Dr. (c) A. Alamsyah, S.Pd.I., S.I.P., M.M., selaku sesepuh, Dewan Penasihat dan Pecinta Yatim Rindang Indonesia; Aswar Wahab, P.D.A. dan Suparman, S.Pd.I., M.M., yang juga merupakan sesepuh dan Dewan Penasihat.

Hadir pula Iptu Slamet Riyadi, S.H., sebagai sesepuh; Ustadz Kosasih, M.Si., Wakil Ketua Umum sekaligus Ketua DKM Masjid Al-Wahab.

Dari unsur dunia usaha, hadir Mujiono, S.E., serta sejumlah mitra dan pecinta yatim lainnya, antara lain Fitri, Heru dan Nanang dari Tetraci Indonesia.

Dari unsur kesehatan, hadir Ayudia Narisa Novitasari, Secretary to the Director Rumah Sakit Masmitra, bersama Nova Maria Sari, S.TP. dan Wiwid sebagai bagian dari jejaring Pecinta Yatim Rindang Indonesia.

Sementara dari unsur media dan komunikasi, hadir Nurkholis, C.P.L.A. dari Asistensi Media Nasional, Sastra Suganda, C.P.L.A. dari Berita Polri Independen, serta Moh. Hatta Tahir, S.Sos. dari InpoPedia.

Turut hadir Dr. H. Vathurrahman, S.E., M.M., Founder Rindang Indonesia dan Pecinta Yatim, serta Ahmad Fadilah Sutarno, S.M. dari Pandu Wakaf Indonesia bersama rombongan.

16 Tahun Mengabdi, Menebar Manfaat dan Membangun Kemandirian

Ketua Umum Yayasan Rindang Indonesia, M. Adhie Pamungkas, mengatakan peringatan Maulid Nabi dan milad ke-16 Rindang Indonesia menjadi momentum untuk mengevaluasi perjalanan lembaga sekaligus memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat.

Menurut Adhie, tema “16 Tahun Mengabdi, Menebar Manfaat, dan Membangun Kemandirian Umat” bukan sekadar slogan, tetapi menjadi arah pengembangan Yayasan Rindang Indonesia ke depan.

“Enam belas tahun bukanlah waktu yang singkat. Di dalamnya ada perjuangan, doa, tantangan, pembelajaran, dan tentu saja dukungan dari banyak pihak yang tidak pernah berhenti membersamai kita,” ujar Adhie.

Dalam perjalanan tersebut, Yayasan Rindang Indonesia menyebut telah memperkuat kelembagaan melalui berbagai program sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

Secara kelembagaan, Yayasan Rindang Indonesia telah memperoleh Akreditasi Lembaga Kesejahteraan Sosial dari Kementerian Sosial RI.

Di bidang infrastruktur sosial dan pendidikan, yayasan tersebut telah membangun dan mengelola Istana Yatim tiga lantai, Masjid Al Wahab dua lantai, serta sarana pembinaan anak yatim di Cariu, Bogor, dan Bojongsari, Indramayu.

Yayasan Rindang Indonesia juga mulai mengembangkan aset produktif berupa lahan pertanian sekitar tiga hektare di Karawang dan Bogor.

“Aset bukan hanya untuk dimiliki, tetapi harus dikelola agar memberikan manfaat yang berkelanjutan,” kata Adhie.

Aswar Wahab Dorong Yayasan Rindang Fokus Ketahanan Pangan

Dewan Penasihat dan Pecinta Yatim Rindang Indonesia, Aswar Wahab, P.D.A., turut menyampaikan ucapan selamat atas perjalanan 16 tahun Yayasan Rindang Indonesia.

Aswar berharap Rindang Indonesia dapat terus berkembang, maju, dan tidak lelah dalam menjalankan berbagai program sosial serta pemberdayaan masyarakat.

“Selamat ulang tahun yang ke-16. Terus maju dan jangan lelah. Saya akan terus bersama Rindang Indonesia,” ujar Aswar.

Selain memberikan dukungan terhadap perjalanan Rindang Indonesia, Aswar berharap yayasan tersebut semakin berfokus pada pembangunan ketahanan pangan, sejalan dengan program pemerintah.

Menurutnya, pengembangan lahan wakaf produktif dapat menjadi salah satu langkah strategis untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus menciptakan sumber daya ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat dan warga binaan.

“Rindang Indonesia juga bisa berfokus dalam membangun ketahanan pangan sebagaimana program pemerintah, dengan lahan wakaf produktif,” katanya.

Ia berharap potensi lahan wakaf yang dikembangkan Rindang Indonesia tidak hanya menjadi aset, tetapi dapat dikelola secara produktif sehingga memberikan manfaat jangka panjang.

Iptu Slamet: Semoga Rindang Terus Bermanfaat bagi Masyarakat

Sementara itu, sesepuh Yayasan Rindang Indonesia, Iptu Slamet Riyadi, S.H., dalam sambutannya menyampaikan doa dan harapan agar keberadaan Rindang Indonesia ke depan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur yang selama ini telah mendukung keberadaan dan berbagai program Rindang Indonesia.

“Terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mendukung keberadaan Rindang sampai saat ini,” ujar Slamet.

Slamet mengungkapkan dirinya telah membersamai perjalanan Rindang Indonesia sejak 2010. Ia menyebut perjalanan panjang tersebut telah melewati berbagai proses hingga Rindang Indonesia mampu mencapai berbagai pencapaian seperti saat ini.

“Saya membersamai Rindang sejak 2010 sampai dua windu. Alhamdulillah, hari ini kita bisa melihat hasil pencapaian Rindang seperti sekarang,” katanya.

Ia berharap perjalanan panjang tersebut dapat terus dilanjutkan dengan semangat pengabdian sehingga keberadaan Rindang Indonesia semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Pendidikan Karakter dan Prestasi Anak

Di bidang pendidikan, Yayasan Rindang Indonesia mengembangkan Model Pendidikan Karakter Integratif 3IS, yakni Agamais, Nasionalis, serta Berjiwa Wirausaha dan Bisnis.

Model tersebut diarahkan agar anak-anak yatim dan dhuafa tidak hanya memiliki karakter yang baik, tetapi juga mempunyai kompetensi, keberanian, serta kemandirian dalam menghadapi masa depan.

Potensi anak-anak binaan juga dikembangkan melalui berbagai kegiatan seni dan olahraga.

Yayasan Rindang Indonesia mencatat anak-anak binaannya telah meraih 11 kali juara tari tingkat Provinsi Jawa Barat dan nasional, serta enam kali juara pencak silat tingkat Kota Bekasi dan Provinsi Jawa Barat.

Jangkau Lebih dari 120 Ribu Penerima Manfaat

Dalam menjalankan berbagai program sosial dan kemanusiaan, Yayasan Rindang Indonesia membangun kemitraan dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, TNI dan Polri, BAZNAS, LAZ, BUMN, organisasi kemasyarakatan, perguruan tinggi, dunia usaha, media, LBH, hingga berbagai komunitas.

Menurut Adhie, saat ini terdapat sekitar 1.019 warga binaan yang didukung sekitar 100 civitas dan relawan.

Sementara itu, berbagai program sosial dan kemanusiaan yang dijalankan disebut telah menjangkau lebih dari 120.000 penerima manfaat.

“Dampaknya pun terus bertumbuh. Sesuai ajaran Nabi Muhammad SAW, Khairunnaas anfa’uhum linnas, kita terus berupaya menebar sebanyak-banyaknya manfaat untuk umat,” tuturnya.

Targetkan 35 Hektare Lahan Wakaf Produktif pada 2030

Memasuki usia 16 tahun, Yayasan Rindang Indonesia menargetkan perubahan orientasi program, dari sekadar menyalurkan manfaat menjadi membangun kemandirian.

Dalam jangka pendek hingga 2030, yayasan menargetkan pengembangan 35 hektare lahan wakaf produktif.

Lahan tersebut diharapkan dapat mendukung penyediaan bahan pangan, termasuk target produksi sekitar lima kilogram beras per orang per bulan bagi lebih dari 1.000 warga binaan.

Adapun dalam visi jangka panjang hingga 2045, Yayasan Rindang Indonesia menargetkan pengembangan 1.000 hektare lahan wakaf produktif.

Lahan tersebut dirancang menjadi basis ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pendidikan, dan peningkatan kesejahteraan umat.

Launching Logo Baru Yayasan Rindang Indonesia

Peringatan milad ke-16 juga menjadi momentum peluncuran logo baru Yayasan Rindang Indonesia.

Adhie mengatakan perubahan logo tersebut bukan hanya berkaitan dengan identitas visual, tetapi menjadi simbol memasuki fase baru organisasi.

“Lebih profesional dalam tata kelola, lebih luas dalam kolaborasi, lebih produktif dalam pemberdayaan, dan lebih besar dalam memberikan manfaat,” ujarnya.

Ia menegaskan usia 16 tahun bukan semata-mata ukuran mengenai besarnya organisasi, melainkan sejauh mana manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat.

“16 tahun mengabdi. 16 tahun menebar manfaat. Dan ke depan, bersama-sama kita bangun kemandirian umat dan bangsa,” kata Adhie.

Santunan Yatim, Layanan Kesehatan dan Bazar UMKM

Rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan milad ke-16 Yayasan Rindang Indonesia juga menghadirkan sejumlah kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Santunan anak yatim menjadi salah satu agenda utama sebagai bentuk kepedulian sosial. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan.

Bazar UMKM turut memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk kepada masyarakat dan para tamu undangan.

Sementara pentas seni menjadi bagian dari upaya memberikan ruang bagi kreativitas anak-anak dan masyarakat sekaligus memperkuat nilai kebudayaan.

Dengan rangkaian tersebut, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus tasyakuran 16 tahun Yayasan Rindang Indonesia diarahkan tidak hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum memperkuat keagamaan, kepedulian sosial, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan kebudayaan.

Memasuki windu kedua perjalanan organisasi, Yayasan Rindang Indonesia berharap dukungan para donatur, mitra, relawan, pemerintah, dunia usaha, media, serta masyarakat dapat terus diperkuat.

“Semoga setiap dukungan yang diberikan menjadi amal jariyah, menjadi keberkahan bagi para pemberi manfaat, dan menjadi jalan lahirnya generasi Indonesia yang agamais, nasionalis, mandiri, dan berjiwa wirausaha menuju Indonesia Emas 2045 dan 100 tahun usia kemerdekaan Indonesia,” pungkas Adhie.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam