Inpopedia.co.id, Jakarta, 21 Juli 2026 — FaunaLand Pramuka resmi dibuka untuk umum pada Sabtu (18/7/2026). Kehadiran lembaga konservasi satwa tersebut menambah jaringan pengelolaan PT Fauna Land Indonesia yang kini terus berekspansi di sektor konservasi, edukasi, dan rekreasi satwa.
Marketing FaunaLand, Natalia, mengatakan kawasan FaunaLand Pramuka memiliki luas sekitar 11 hektare. Namun, hingga saat ini area yang telah terisi dan dimanfaatkan baru mencapai sekitar 2 hingga 3 hektare. Pengembangan kawasan akan dilakukan secara bertahap seiring penambahan koleksi satwa dan fasilitas pendukung.
Menurut Natalia, FaunaLand pertama kali hadir melalui FaunaLand Ancol di Jakarta Utara yang dibangun pada 2015. Lembaga konservasi tersebut didirikan oleh zoologis Danny Gunalen melalui PT Fauna Land Indonesia dan berkembang menjadi salah satu destinasi konservasi satwa di Indonesia.
Dalam pengembangannya, PT Fauna Land Indonesia juga dikabarkan telah ditetapkan sebagai pemenang proses tender pengelolaan Bandung Zoo oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Jika seluruh proses telah rampung, perusahaan tersebut akan menangani pengelolaan kebun binatang legendaris di Kota Bandung.
Dengan demikian, lembaga konservasi yang telah dan akan berada di bawah pengelolaan PT Fauna Land Indonesia meliputi FaunaLand Ancol di Jakarta Utara, FaunaLand Pramuka di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, serta Bandung Zoo di Kota Bandung.
Natalia menjelaskan, dalam beberapa waktu terakhir FaunaLand belum kembali mengikuti berbagai kegiatan pameran satwa. Partisipasi terakhir dilakukan pada ajang Jakarta International Pet Show (JIPS) di NICE PIK 2. Saat ini perusahaan memilih memusatkan perhatian pada pengembangan FaunaLand Pramuka agar seluruh kawasan seluas 11 hektare dapat segera dimanfaatkan secara optimal.
Antusiasme masyarakat terhadap pembukaan FaunaLand Pramuka terlihat sejak hari pertama operasional. Mulai dibuka jam 9:00 dan tutup pada jam 17:00 berdasarkan informasi yang disampaikan salah seorang karyawan FaunaLand, Eman (59), sebanyak sekitar 900 tiket terjual pada hari pembukaan, Sabtu (18/7/2026). Jumlah pengunjung meningkat pada Minggu (19/7/2026) dengan penjualan sekitar 2.200 tiket, sedangkan pada Senin (20/7/2026) tercatat sekitar 720 tiket terjual.
Salah satu daya tarik utama FaunaLand Pramuka adalah koleksi satwa langka yang belum banyak dijumpai di kebun binatang lain di Indonesia. Di antaranya anaconda hijau yang disebut sebagai salah satu terbesar di Indonesia serta buaya putih albino, satu-satunya di Indonesia, yang menjadi koleksi unggulan bagi para pengunjung. (RZ)















