pasang banner iklan 728x90
bo
HUKUM  

Law Institute 98 Ingatkan Pemerintah dan DPR Tak Salah Kaprah Memahami NCB dalam RUU Perampasan Aset

banner 120x600
banner 468x60

Inpopedia, JAKARTA — Law Institute 98 mengingatkan pemerintah dan DPR RI agar tidak salah memahami konsep Non-Conviction Based Confiscation (NCB) dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.

Law Institute 98 menilai pemahaman yang tepat terhadap NCB penting agar mekanisme perampasan aset hasil kejahatan tetap berjalan sesuai prinsip hukum dan perlindungan hak warga negara.

“NCB jangan dipahami secara salah kaprah. Mekanisme ini bukan berarti negara dapat merampas aset seseorang secara sesuka hati,” demikian pandangan Law Institute 98.

NCB atau asset-based confiscation merupakan mekanisme perampasan yang berfokus pada aset, bukan semata-mata pada pemidanaan terhadap pelaku.

Dalam kondisi tertentu, aset yang diduga berkaitan dengan hasil kejahatan tetap dapat menjadi objek proses perampasan meskipun perkara pidana terhadap pelakunya tidak berujung pada putusan pemidanaan.

Sebagai contoh, seseorang diduga memperoleh Rp100 miliar dari tindak pidana korupsi dan kemudian memindahkan uang tersebut ke luar negeri. Namun, orang tersebut meninggal dunia, melarikan diri, tidak ditemukan, tidak dapat dituntut karena alasan hukum tertentu, atau perkara pidananya tidak menghasilkan putusan pemidanaan.

Dalam sistem hukum yang mengakui NCB, aset tersebut dalam kondisi tertentu tetap dapat diproses untuk dirampas melalui mekanisme yang diatur dalam undang-undang.

Namun, menurut Law Institute 98, penerapan NCB tetap harus menjunjung due process of law.

Karena itu, RUU Perampasan Aset harus memberikan dasar hukum yang jelas, menentukan lembaga yang berwenang melakukan pemeriksaan, serta memberikan pemberitahuan kepada pihak-pihak yang berkepentingan.

Selain itu, pihak yang asetnya menjadi objek perampasan harus diberikan kesempatan untuk mengajukan keberatan atau pembelaan. Standar pembuktian juga harus dirumuskan secara jelas untuk mencegah terjadinya tindakan sewenang-wenang.

Law Institute 98 juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap hak milik yang sah serta tersedianya mekanisme pengujian dan upaya hukum bagi pihak yang dirugikan.

Menurut Law Institute 98, tujuan utama RUU Perampasan Aset adalah memperkuat upaya negara memulihkan aset yang berasal dari tindak pidana.

Namun, upaya tersebut tidak boleh mengabaikan prinsip negara hukum dan perlindungan terhadap hak warga negara.

“Jangan sampai semangat memulihkan aset hasil kejahatan justru melahirkan persoalan hukum baru karena mekanisme perampasan diterapkan tanpa batas dan tanpa perlindungan hukum yang memadai,” tegasnya.

Law Institute 98 berharap pemerintah dan DPR RI dapat merumuskan ketentuan NCB secara hati-hati sehingga pemberantasan kejahatan dan pemulihan aset dapat berjalan beriringan dengan kepastian hukum, keadilan, dan perlindungan hak milik.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam