pasang banner iklan 728x90
bo

SP2MI Perkuat Gerakan Literasi di 38 PKBM Jakarta Utara, Sasar Anak Tidak Sekolah

banner 120x600
banner 468x60

Inpopedia, JAKARTA UTARA — Serikat Penggerak Pendidikan Masyarakat Indonesia (SP2MI) mendorong penguatan gerakan literasi melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), khususnya di Jakarta Utara. Selain meningkatkan budaya membaca dan literasi digital, gerakan tersebut ke depan diarahkan untuk mendukung pendampingan anak tidak sekolah dan anak putus sekolah.

Komitmen tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Literasi yang digelar di PKBM Mutiara Hati, Jalan Moa, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (29/9/2026). Kegiatan diikuti pengurus SP2MI Jakarta Utara, pengelola PKBM, tutor, serta warga belajar.

Ketua Umum SP2MI Drs. Amirudin Yusuf mengatakan, peringatan Hari Literasi menjadi bagian dari upaya mendorong gerakan literasi melalui jalur pendidikan nonformal. Menurut dia, momentum tersebut penting untuk membangun kembali kesadaran warga belajar terhadap pentingnya membaca dan kemampuan berliterasi.

“Bulan literasi ini menjadi momentum untuk membangun kesadaran warga belajar PKBM, khususnya di Jakarta Utara, agar kembali menumbuhkan semangat membaca dan kesadaran berliterasi,” kata Amirudin.

Menurut Amirudin, Jakarta Utara menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian karena memiliki kepadatan penduduk yang tinggi. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi SP2MI untuk memperluas gerakan literasi hingga ke lingkungan pendidikan nonformal.

Ia menjelaskan, kegiatan literasi yang dilakukan pada September juga sejalan dengan imbauan pemerintah melalui sektor pendidikan nonformal agar PKBM ikut memperingati sekaligus mengembangkan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan literasi.

SP2MI, lanjut Amirudin, berharap kegiatan literasi tidak berhenti sebagai agenda seremonial. Gerakan tersebut perlu dikembangkan secara berkelanjutan melalui kegiatan membaca, pembelajaran, peningkatan kemampuan literasi digital, serta aktivitas lain yang sesuai dengan kebutuhan warga belajar.

“Dengan gerakan literasi yang semakin masif, kami berharap kesadaran membaca dan literasi digital dapat tumbuh di tengah masyarakat,” ujarnya.

Melibatkan 38 PKBM

Amirudin menilai penguatan budaya literasi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah daerah, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, pengelola PKBM, tutor, serta masyarakat dinilai memiliki peran masing-masing dalam membangun budaya literasi.

Di Jakarta Utara, gerakan tersebut telah menjangkau jaringan PKBM yang berada dalam wilayah koordinasi Jakarta Utara I dan Jakarta Utara II.

Koordinator Wilayah Jakarta Utara SP2MI Nanik Sri Utami mengatakan, terdapat sekitar 38 PKBM yang menjadi bagian dari jaringan pendidikan nonformal di wilayah Jakarta Utara.

“Untuk jaringan yang ada di Jakarta Utara jumlahnya sekitar 38 PKBM,” kata Nanik.

Nanik menjelaskan, wilayah koordinasi Jakarta Utara I meliputi kawasan Tanjung Priok, Penjaringan, dan Pademangan. Sementara Jakarta Utara II mencakup Cilincing, Koja, dan Kelapa Gading.

Menurut Nanik, penguatan literasi telah menjadi bagian dari kegiatan pendidikan di masing-masing PKBM. Lembaga-lembaga tersebut memiliki ruang untuk mengembangkan kegiatan literasi berdasarkan karakteristik dan kebutuhan warga belajar di wilayah masing-masing.

Warga Belajar Antusias

Sekretaris Koordinator Wilayah Jakarta Utara SP2MI sekaligus Koordinator Wilayah Jakarta Utara II, Dewi Agustina, mengatakan kegiatan literasi mendapat respons positif dari warga belajar PKBM.

Antusiasme tersebut, kata Dewi, antara lain terlihat dari keikutsertaan warga belajar dalam berbagai kegiatan dan perlombaan yang berkaitan dengan literasi.

“Warga belajar PKBM juga memiliki prestasi yang baik dalam bidang literasi. Hal itu terlihat dari antusiasme mereka mengikuti berbagai perlombaan,” ujar Dewi.

Menurutnya, kegiatan semacam itu penting untuk memberikan ruang kepada warga belajar agar dapat mengembangkan kemampuan sekaligus meningkatkan kepercayaan diri.

Dikaitkan dengan Pendampingan Anak Tidak Sekolah

Ke depan, SP2MI berencana memperluas gerakan literasi dengan mengaitkannya dengan program pendampingan anak tidak sekolah dan anak putus sekolah.

Amirudin mengatakan, langkah tersebut diperlukan karena persoalan akses pendidikan memiliki keterkaitan dengan kemampuan literasi. Anak yang tidak memperoleh akses pendidikan secara berkelanjutan membutuhkan pendampingan agar dapat kembali memperoleh kesempatan belajar.

Ia menyebut data mengenai anak tidak sekolah yang dibahas pemerintah mencapai sekitar 4 juta orang. Angka tersebut, menurut Amirudin, menjadi salah satu perhatian SP2MI dalam mendorong gerakan pendampingan yang lebih luas.

SP2MI juga masih menunggu tindak lanjut dari Kementerian Sosial terkait rencana sinergi dalam program pendampingan anak tidak sekolah.

“Kami sedang menunggu undangan dari Kementerian Sosial untuk membahas kerja sama terkait gerakan anak tidak sekolah. Harapannya, program pendampingan dan gerakan literasi ini dapat dimulai dari Jakarta Utara dan kemudian berkembang secara nasional,” kata Amirudin.

Dorongan dari Warga Belajar

Peringatan Hari Literasi di PKBM Mutiara Hati juga diikuti warga belajar dari berbagai jenjang. Salah satunya Galuh Kirana Wijaya, warga belajar Paket A kelas VI berusia 12 tahun.

Galuh mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut karena selain dapat belajar, ia juga berkesempatan bertemu dan berinteraksi dengan teman-teman baru.

Menurut Galuh, kegiatan literasi membuat dirinya semakin bersemangat untuk belajar. Ia juga mengajak anak-anak seusianya yang belum lancar membaca atau masih mengalami kesulitan mengenal huruf dan angka agar tidak berhenti belajar.

“Tetap semangat belajar. Kalian pasti bisa,” ujar Galuh.

Melalui kegiatan tersebut, SP2MI berharap gerakan literasi di lingkungan PKBM dapat terus berkembang, tidak hanya dalam bentuk kegiatan membaca, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kemampuan masyarakat secara berkelanjutan.***

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

302 Found

302

Found

The document has been temporarily moved.