PEBAYURAN – Upaya Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam menangani dampak kekeringan terus berlanjut. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), bantuan air bersih rutin disalurkan kepada warga Desa Karangsegar, Kecamatan Pebayuran.
Memasuki hari ke-13 penyaluran, total 130.000 liter air bersih telah diterima masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah musim kemarau.
Sekretaris Desa Karangsegar, Guntur Sukarman, menjelaskan bahwa BPBD setiap hari mengirimkan dua mobil tangki air bersih dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter atau total 10.000 liter per hari.
«“Kalau pendistribusian air bersih dari BPBD, biasanya dalam satu hari mengirimkan dua tangki mobil dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter. Jadi setiap pendistribusiannya per hari totalnya 10.000 liter,” ujar Guntur Sukarman, Rabu (29/7/2026).»
Selain dari BPBD, bantuan air bersih juga datang dari sektor swasta. Guntur mengatakan, Jababeka turut berpartisipasi dengan menyalurkan sekitar 8.000 liter air bersih bagi warga terdampak.
«“Ada juga bantuan dari pihak Jababeka yang mengirim air bersih dengan kapasitasnya itu 8.000 liter. Bantuan itu adalah pengajuan melalui Camat Pebayuran ke Pemda Bekasi dan selanjutnya diteruskan oleh instansi terkait,” katanya.»
Menurut Guntur, sedikitnya tujuh RT di Desa Karangsegar masih mengalami kesulitan air bersih karena belum terlayani fasilitas Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).
Meski demikian, keberadaan Pamsimas yang telah dibangun Pemerintah Kabupaten Bekasi pada tahun sebelumnya dinilai mampu mengurangi dampak kekeringan di sebagian wilayah desa.
«“Kalau terdampak hampir semuanya terdampak. Kebetulan ada Pamsimas yang sudah terealisasi di tahun sebelumnya dan ini bermanfaat sekali bagi masyarakat. Tapi masih ada masyarakat yang belum terjangkau oleh Pamsimas tersebut di antaranya tujuh RT itu,” jelasnya.»
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi, BPBD, dan seluruh pihak yang telah membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih selama musim kemarau.
«“Atas nama masyarakat Desa Karangsegar, kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui BPBD dan jajaran yang telah memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat kami. Mudah-mudahan bantuan ini dapat terus berjalan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.»
Ke depan, Guntur berharap cakupan layanan Pamsimas dapat diperluas agar semakin banyak warga yang memperoleh akses air bersih dan tidak lagi mengalami kesulitan saat musim kemarau.
«“Kami berharap Pamsimas bisa diperluas kembali agar dapat menjangkau masyarakat di wilayah kami. Karena ketika musim kemarau kami mengalami kekeringan, sementara saat musim hujan wilayah tersebut rawan terdampak banjir,” pungkasnya.
A Nugroho















